Analisa Politik, Intelijen & Sosial Masyarakat

Analisa dari Sudut Pandang Orang Awam

Pilkada Banten dan Netralitas Kompas

Posted by Masim "Vavai" Sugianto pada November 21, 2006

Membaca rubrik khusus Kompas mengenai Pilkada Banten (http://www.kompas.co.id/ver1/pilkadabanten/) sempat menerbitkan pertanyaan dalam hati, mana berita tentang calon nomor urut 4 (pasangan Zul-Marissa) yang dicalonkan oleh PKS.

Hari ini ada berita tentang kampanye Try-Ben, Atut-Masduki dan Irsyad-Daniri tapi tidak ada berita tentang kampanye Zul-Marissa.

Apakah Kompas takut dengan stereotip yang timbul dari Partai yang mengusung keduanya ? PKS. Apakah PKS sedemikian menakutkan sehingga Kompas merasa perlu mereduksi berita dan informasi yang berkaitan dengan PKS ?

Pada rubrik khusus pembahasan mengenai Parpol hari Minggu lalu (19 November 2006), Kompas bahkan merasa perlu mengutip perkataan Yudi Latif (Wakil Rektor Universitas Paramadina) yang menyoroti pengabaian alasan moral – yang menjadi ciri khas PKS – dalam Pilkada DKI. Darimana Yudi Latif mengambil kesimpulan bahwa PKS mengabaikan aspek moralitas dengan memilih Wakapolri Adang Darajatun ?

Mari kita lihat ‘cara’ Kompas menangani isu Walikota Depok yang juga melibatkan PKS didalamnya…

*****

Iklan

Posted in Politik | 1 Comment »

Kedatangan Bush & Penjagaan Bogor

Posted by Masim "Vavai" Sugianto pada November 20, 2006

Hari ini, Senin 20 November 2006 Indonesia kedatangan tamu istimewa, Presiden Amerika Serikat George W Bush. Mengingat sosok dan kebijakannya yang kontroversial, kedatangan Bush tentu saja mengundang kerawanan dan ancaman yang tidak mudah.

Untuk mengantisipasinya, pemerintah melakukan berbagai cara, mulai dengan menutup Kebun Raya Bogor, Terminal Baranangsiang, Mengalihkan jalur transportasi, menutup kios kaki lima hingga menghentikan sinyal hand phone disekitar lokasi pertemuan.

Ribuan tentara dan polisi dikerahkan ke Bogor untuk mengantisipasi berbagai kemungkinan.

Pertanyaannya, Apakah ada antisipasi untuk area lain yang mungkin menjadi incaran pihak yang berniat mengacaukan Indonesia dengan berlindung pada suasana pengamanan Bush ? Untuk memperoleh perhatian luas, para perusuh bisa mengambil area lain yang bahkan mungkin sangat berjauhan dengan lokasi kota Bogor, asalkan tetap terekspos luas.

Masih ingat kasus saat pemuda Tim-tim melompati pagar meminta suaka di Kedubes AS (tahun 1994) dan memakan korban karir Jenderal AM Hendro Priyono yang dimutasi dari Jabatannya sebagai Pangdam Jaya ?

Posted in Intelijen | Leave a Comment »